Situs Resmi Portal Informasi Sekretariat Daerah Humas Kabupaten Melawi. Lihat Berita, Majalah, Foto, Video, Layanan, Agenda dan PPID Humas Kabupaten Melawi

Pemkab Melawi dan USAID ERAT Selenggarakan Lokakarya Pemetaan Masalah dan Tantangan Anak Tidak Sekolah

Asisten Bidang Pemerintahan Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi, Imansyah, S.Sos mewakili Bupati Melawi membuka secara resmi kegiatan Lokakarya Pemetaan Masalah dan Tantangan Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Melawi yang diselenggarakan di Hotel Lima Bintang Nanga Pinoh, Kamis (17/11/2022).

Kegiatan yang bekerjasama dengan USAID Erat ini turut dihadiri oleh Para Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi, Kepala BPS, Fasilitator USAID ERAT Kabupaten Melawi dan Para perwakilan dari LSM berbasis pendidikan.

Ketua penyelenggara, H. Supargiharto, S.IP., M.Si dalam laporannya menyampaikan kegiatan lokakarya Pemetaan Masalah dan Tantangan Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Melawi ini dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 17-18 November 2022 dan diikuti oleh 44 orang peserta.

“Saya berharap kegiatan hari ini semakin mendorong pemerintah Daerah Kabupaten Melawi untuk meningkatkan akses terhadap pendidikan di Kabupaten Melawi”, ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Fasilitator USAID ERAT Kabupaten Melawi, Fadli, S.KM menyampaikan Program USAID AERAT merupakan program kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Pemerintah Amerika dengan tujuan agar masyarakat dapat menerima manfaat dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan kebijakan dan pelayanan publik daerah.

“Salah satu strategi USAID ERAT untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui kegiatan pada hari ini, dengan mendorong anak yang putus sekolah untuk kembali ke bangku sekolah”, ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan Sekretaris Daerah, Imansyah, S.Sos membacakan sambutan Bupati Melawi menyampaikan apresiasi atas segala rangkaian dukungan teknis USAIDkepada pemerintah Kabupaten Melawi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Melawi dalam program tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien dan kuat (erat).

Lebih lanjut, Imansyah mengungkapkan banyak faktor yang menyebabkan rata-rata lama sekolah masih rendah, salah satunya adalah masalah pendataan yang kurang akurat atau data yang tidak update. misalnya, anak pindah sekolah tapi tidak terdata atau anak telah lulus kuliah tapi di kartu keluarga masih tertulis SMA karena data tidak diperbaharui.

Imansyah juga mengatakan pentingnya terkait data detail dan terbaru sebagai pedoman semua pihak yang terkait untuk mempunyai acuan dalam menyusun program dan langkah-langkah yang diambil terkait permasalah anak yang putus sekolah.

“Pendataan terkait anak tidak sekolah sangat penting karena pendidikan sangat menentukan kualitas SDM, semakin tinggi tingkat pendidikan masyarakat, akan memudahkan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan memperoleh pendapatan layak, sehingga bisa hidup lebih sejahtera”, terangnya.

Menutup sambutannya, Imansyah kembali mengingatkan bahwa permasalahan penanggulangan anak tidak sekolah di Kabupaten Melawi merupakan tanggung jawab semua pihak dan berharap kepada semua pihak penyelenggara pendidikan dan masyarakat agar menyamakan persepsi dalam mengatasi masalah anak tidak sekolah.

“Semoga melalui kegiatan ini tercipta komitmen dari seluruh pihak yang hadir untuk menemukan solusi dan strategi yang tepat dalam meminimalisir angka anak usia sekolah yang tidak sekolah di Kabupaten Melawi”, tutupnya. (HUMAS/Orin)

Tinggalkan komentar