Asisten Administrasi dan Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi, Drs. Joko Wahyono, M.Si mewakili Bupati Melawi membuka secara resmi kegiatan Seminar Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Melawi di Aula Kantor Bupati Melawi, Selasa (5/07/2022). Turut Hadir pada kegiatan tersebut Perwakilan Polres Melawi, Dosen STKIP dan mahasiswa peserta seminar.
Dalam laporannya, ketua DPC GMNI Kabupaten Melawi, Ikhsan Susiandi menyampaikan seminar GMNI yang dilaksanakan mengangkat tema manifesto Pancasila untuk mendukung sepenuhnya kedaulatan pancasila sebagai dasar ideologi negara Indonesia.
“Manifesto Pancasila merupakan pernyataan sikap kami untuk mempertahankan pancasila sebagai dasar negara. Tidak ada satupun ideologi yang dapat menggantikan pancasila, karena lima sila merupakan langkah mulai untuk menyatukan segala perbedaan ras, suku, agama dan budaya yang ada di NKRI”, ungkapnya.
Sementara itu, Asisten Administrasi dan Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi, Drs. Joko Wahyono dalam arahnnya menyampaikan Pancasila bukan hanya merupakan dokumen tertulis, tetapi mengandung nilai-nilai kehidupan yang tidak tertulis seperti pandangan hidup, cita-cita dan falsafah yang merupakan nilai-nilai luhur bangsa dan menjadi landasan dalam penyelenggaraan negara.
“Saat ini juga bangsa kita sedang diuji berbagai masalah seperti radikalisme, ekstremisme, terorisme, intoleransi beragama, dan ideologi, dan semua itu bisa kita tetap pertahankan karena ketangguhan pancasila sebagai filosofi negara”, jelasnya.
Drs. Joko Wahyono menyampaikan pancasila sebagai dasar filsafat negara mengandung konsekuensi bahwa dalam setiap aspek penyelenggaraan negara harus sesuai dengan nilai-nilai pancasila.
Dalam kesempatan tersebut juga, Drs. Joko Wahyono mengajak para mahasiswa untuk selalu mengamalkan pancasila dalam aspek kehidupan sehari-hari.
“Kita sebagai generasi penerus bangsa wajib mengimplentasikannya dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, kita wajib menjaga pancasila sebagai satu-satunya ideologi bangsa karena saya yakin, dengan dilandasi nilai-nilai pancasila dan falsafah pancasila, bangsa indonesia akan mampu merespon kemajuan jaman dengan bijak dan adil termasuk meletakkan dan memandang masa lalu, masa kini, dan masa depan secara lebih proporsional dan objektif”, tutupnya. (HUMAS/Orin).

