Situs Resmi Portal Informasi Sekretariat Daerah Humas Kabupaten Melawi. Lihat Berita, Majalah, Foto, Video, Layanan, Agenda dan PPID Humas Kabupaten Melawi

Pemkab Melawi Siapkan Langkah Strategis Tekan Inflasi Melalui Pencanangan Gerakan Tanam

Pemerintah Kabupaten Melawi menyiapkan langkah strategis untuk menekan laju inflasi melalui pencanangan gerakan tanam. Program tersebut secara simbolis resmi dimulai oleh Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, dan turut dihadiri oleh Kapolres Melawi, Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi, dan LO Kodim 1205/Sintang, Rabu (05/06/2024) di Desa Tembawang Panjang, Kecamatan Nanga Pinoh.

Camat Nanga Pinoh, Hendra Permana, S.IP dalam laporannya mengatakan penunjukkan desa Tembawang Panjang sebagai lokasi launching gerakan tanam dalam rangka pengendalian inflasi daerah dikarenakan desa Tembawang Panjang merupakan salah satu desa yang berhasil dan sukses mengelola program ketahanan pangan di Melawi.

“Desa Tembawang Panjang memiliki lahan ketahanan pangan seluas 8 hektar dengan varietas 7 tanaman unggulan”, ungkapnya.

Hendra juga mengungkapkan Pemerintah Kecamatan Nanga Pinoh siap mendukung dan menyukseskan program pengendalian inflasi daerah di Melawi.

Sementara itu, Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa dalam sambutannya mengapresiasi dan menyambut baik program pencanangan gerakan tanam yang diinisiasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Melawi bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Melawi.

“Sebagai upaya dalam menghadapi tantangan perekonomian saat ini dan pengendalian inflasi, diperlukan strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang ada”, ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan tujuan dari gerakan ini adalah untuk memunculkan peran serta masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan untuk ketahanan keluarga.

“Dengan memanfaatkan lahan pekarangan, masyarakat bisa mewujudkan kemandirian pangan keluarga karena tidak perlu lagi membeli sayur mayur karena sudah tersedia di pekarangan rumah”, ujarnya.

Bupati juga mengatakan gerakan menanam tanaman hortikultura oleh masyarakat di pekarangan merupakan sebuah potensi besar untuk membantu menekan angka inflasi di daerah.

“Dengan menggerakkan potensi desa, kelompok masyarakat, dan ibu-ibu menjadi sebuah potensi kekuatan untuk kita menakan angka inflasi dan menciptakan ketahanan pangan buat masyarakat. Oleh karena itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan ikut berpartisipasi dalam gerakan ini”, ajaknya.

Menutup sambutannya, Bupati berharap agar daerah-daerah potensial pengembangan tanaman hortikultura dapat mengembangkan komoditas yang cocok sesuai dengan spesifikasi lokasi guna meningkatkan ketahanan pangan keluarga, serta lahan-lahan terlantar agar dimanfaatkan untuk menanam tanaman hortikultura, terkhusus lingkup OPD, Kecamatan, dan Desa di pekarangan kantor masing-masing.

“Saya meyakini gerakan sederhana ini mudah dilakukan oleh semua keluarga di pekarangan rumah masing-masing. Namun memiliki dampak yang luar biasa dalam upaya pengendalian infalasi dan menjaga ketahanan pangan”, tutupnya. (Prokopim/Fariz)

Tinggalkan komentar