Situs Resmi Portal Informasi Sekretariat Daerah Humas Kabupaten Melawi. Lihat Berita, Majalah, Foto, Video, Layanan, Agenda dan PPID Humas Kabupaten Melawi

Bupati Melawi Sambut Baik Ditetapkannya Desa Manggala Sebagai Desa Sadar Kerukunan dan Kampung Moderasi Beragama

Desa Manggala, Kecamatan Pinoh Selatan, Kabupaten Melawi resmi ditetapkan sebagai Desa Sadar Kerukunan dan Kampung Moderasi Beragama, Senin (09/10/2023). Launching Desa Sadar Kerukunan dan Kampung Moderasi Beragama tersebut langsung dihadiri oleh Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa dan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I.

Kepala Desa Manggala, Lazarus, S.Pd.k dalam laporannya mengatakan Desa Manggala terdiri dari berbagai masyarakat yang penuh keberagaman suku, agama, dan budaya yang hidup secara berdampingan sejak lama.

“Masyarakat di desa manggala ini berjumlah 682 Kepala Keluarga, dengan jumlah penduduk mencapai 2.349 orang yang terdiri dari berbagai agama dan suku budaya. Namun kami bisa hidup bersama dalam persatuan dan kerukunan,” ungkapnya.

Lazarus mengatakan toleransi masyarakat yang saling menghargai, menghormati, saling membantu dan bergotong royong, dan saling memberi telah berlangsung sejak lama dan bisa dilihat dari berbagai kegiatan kemasyarakatan di desa manggala.

“Pemerintah Desa berkomitmen menjaga kerukunan umat beragama yang sudah terjaga sejak dahulu sampai ke generasi selanjutnya,” ucapnya.

Melalui sambutannya, Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa menyambut baik dan mengapresiasi ditetapkannya Desa Manggala, Kecamatan Pinoh Selatan sebagai Desa Sadar Kerukunan dan Kampung Moderasi Beragama.

Bupati menekankan tentang pentingnya kesadaran akan kerukunan dan moderasi beragama dalam membangun masyarakat yang harmonis dan sejahtera.

“Keberagaman yang kita miliki adalah anugerah, dan kita harus menjaga keberagaman ini menjadi sumber kekuatan, bukan sumber konflik. Untuk itu, penting bagi kita menjadi warga yang sadar akan pentingnya kerukunan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan salah satu cara untuk mencapai kerukunan adalah dengan mempraktikkan moderasi beragama.

“Visi dan Misi saya dan Wakil Bupati adalah mewujudkan Kabupaten Melawi yang adil, pantas, hebat, yang berlandaskan gotong royong serta harmonis dalam keberagaman. Ditetapkannya desa sadar kerukunan dan kampung moderasi beragama merupakan salah satu implementasi dari visi dan misi tersebut,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kakanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I. dalam sambutannya mengatakan Desa Manggala merupakan desa ke-13 yang ditetapkan sebagai desa sadar kerukunan dan kampung moderasi beragama di Kalimantan Barat.

“Kegiatan ini merupakan salah satu program prioritas Kementerian Agama dalam mempromosikan kerukunan umat beragama, dan ini merupakan langkah positif yang harus dilaksanakan sebagai upaya menjaga apa yang sudah ditanamkan oleh para pendahulu kita.,” ujarnya.

Dr. H. Muhajirin Yanis memberikan penghargaan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Melawi, Kemenag Melawi, FKUB, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung Pembangunan sosial masyarakat terkait penguatan kerukunan beragama di Melawi.

“Kalbar termasuk salah satu daerah yang memiliki indeks kerukunan tertinggi, 2 kali menerima harmoni award. Mudah-mudahan Kabupaten Melawi bisa menerima Harmoni Award kedepannya,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini juga, dilaksanakan penyerahan sertifikat apresiasi kepada Bupati Melawi sebagai Kepala Daerah yang telah berpartisipasi mendukung program penguatan fungsi penyuluh agama dan pembentukan kampung moderasi beragama, penyerahan sertifikat halal kepada pelaku UMKM, dan penyerahan 1 unit ambulans terapung dari Lazis Assalam Fil Alamin.

Turut hadir pada kegiatan ini Kepala FKUB se-Kalimantan Barat, Kepala Kemenag se-Kalimantan Barat, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Melawi, Camat Pinoh Selatan, Kepala Desa se-Pinoh Selatan, Kepala KUA se-Kabupaten Melawi, tokoh agama dan masyarakat Pinoh Selatan. (PROKOPIM/Fariz)

Tinggalkan komentar