Situs Resmi Portal Informasi Sekretariat Daerah Humas Kabupaten Melawi. Lihat Berita, Majalah, Foto, Video, Layanan, Agenda dan PPID Humas Kabupaten Melawi

Wakil Bupati Melawi Buka Publikasi Stunting 2026, Tekankan Pemanfaatan Data untuk Percepatan Penurunan Stunting

MELAWI – Pemerintah Kabupaten Melawi menyelenggarakan Publikasi Stunting Kabupaten Melawi Tahun Anggaran 2026 di Aula Rumah Jabatan Sekretaris Daerah, Rabu (28/10/2026). Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Melawi, Malin, S.H.

Publikasi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Melawi dalam memperkuat koordinasi lintas sektor, mengevaluasi capaian program, dan mempercepat penurunan stunting berbasis data yang akurat dan terukur.

Dalam arahannya, Wakil Bupati, Malin menyampaikan penghargaan kepada perangkat daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah terlibat dalam pencegahan dan penanganan stunting di Melawi.

Wabup menegaskan bahwa publikasi data tidak hanya berfungsi menyampaikan angka, tetapi juga menjadi sarana mengevaluasi kondisi di lapangan, mengenali kendala, dan menentukan intervensi yang lebih tepat sasaran.

Berdasarkan data SIGIZI KESGA yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut, prevalensi stunting di Kabupaten Melawi turun dari 21,72 persen pada 2025 menjadi 21,22 persen pada 2026, atau berkurang 0,5 poin persentase.

Pemerintah daerah menilai penurunan ini sebagai perkembangan yang positif. Namun, angka tersebut masih di atas target 17,5 persen sehingga diperlukan kerja bersama yang berkelanjutan.

“Penurunan ini patut diapresiasi, tetapi kita tidak boleh berpuas diri,” tegas Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga meminta agar hasil publikasi tidak berhenti sebagai laporan administratif. Menurutnya data yang tersedia perlu dijadikan landasan dalam merumuskan kebijakan, menetapkan prioritas program, serta menentukan wilayah dan kelompok sasaran yang paling membutuhkan perhatian.

Wabup juga mendorong seluruh perangkat daerah agar dapat menyelaraskan program sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

“Dengan koordinasi yang baik, tumpang tindih kegiatan dapat dihindari dan intervensi di lapangan berjalan lebih efektif. Setiap program diharapkan memiliki sasaran yang jelas, dilaksanakan secara konsisten, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat”, ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Melawi berkomitmen memperkuat percepatan penurunan stunting melalui dukungan kebijakan, koordinasi lintas sektor, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Upaya ini membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan keluarga sebagai lingkungan utama tumbuh kembang anak.

Melalui kegiatan ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan memiliki pemahaman yang sama tentang perkembangan prevalensi stunting, tantangan yang dihadapi, dan strategi yang perlu diperkuat. Langkah tersebut diharapkan mendukung peningkatan kesehatan masyarakat serta terwujudnya generasi Melawi yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing.

Tinggalkan komentar