NANGA PINOH – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Melawi, Jaya Sutardi, S.H., mewakili Bupati Melawi menerima mahasiswa Universitas PGRI Pontianak yang akan melaksanakan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP)-2 di Kabupaten Melawi, Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Melawi tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan PLP-2 Universitas PGRI Pontianak Tahun Akademik 2026/2027. Berdasarkan laporan koordinator Dosen Pembimbing, Dr. Adisti Primi Wulan, M.Pd, sebanyak 17 mahasiswa akan mengikuti program tersebut dan ditempatkan pada empat sekolah mitra di Nanga Pinoh.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor Universitas PGRI Pontianak Dr. Suherdiyanto, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Melawi, perwakilan sekolah mitra, dosen pembimbing, guru pamong, serta mahasiswa peserta PLP-2.
Membacakan sambutan Bupati Melawi, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Jaya Sutardi menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa Universitas PGRI Pontianak yang akan melaksanakan PLP-2 di Kabupaten Melawi.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Melawi, kami mengapresiasi serta mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa Universitas PGRI Pontianak yang akan melaksanakan PLP-2 di Kabupaten Melawi,” ujarnya.
Menurutnya, PLP merupakan kegiatan learning by doing yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuan, membentuk keterampilan, sekaligus memperkuat sikap sebagai calon pendidik melalui pengenalan secara langsung terhadap lingkungan sekolah.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Melawi berharap mahasiswa memperoleh pengalaman awal dalam membangun jati diri sebagai pendidik, memantapkan kompetensi sesuai bidang studi, mengembangkan perangkat pembelajaran, serta meningkatkan kecakapan pedagogis.
Jaya mengatakan, perkembangan teknologi informasi, sosial, dan budaya yang semakin pesat turut menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan. Karena itu, keberadaan perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi dan mampu menjawab kebutuhan dunia pendidikan.
Ia berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan PLP-2 untuk menghubungkan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik langsung di sekolah.
“Semoga kegiatan ini semakin meningkatkan pengetahuan dan wawasan praktis mahasiswa dalam disiplin ilmu masing-masing, sehingga mampu memahami dan mengaplikasikan antara teori dan praktik,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan laporan pelaksanaan, 17 mahasiswa PLP-2 berasal dari sejumlah bidang kependidikan, yakni Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Jasmani, Pendidikan Sejarah, serta Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Para mahasiswa tersebut akan ditempatkan masing-masing 4 orang di SMP Negeri 1 Nanga Pinoh, 5 orang di SMP Negeri 2 Nanga Pinoh, 4 orang di SMA Negeri 1 Nanga Pinoh, dan 4 orang di SMA Negeri 2 Nanga Pinoh. Pelaksanaan PLP-2 dijadwalkan berlangsung mulai 1 September hingga 11 Desember 2026.
Selama pelaksanaan program, mahasiswa akan mengenal karakteristik peserta didik, mengamati proses pembelajaran, berinteraksi dengan guru, memahami budaya sekolah, hingga belajar merancang dan melaksanakan pembelajaran sesuai bidang keilmuannya.
Pemkab Melawi juga menyampaikan terima kasih kepada Universitas PGRI Pontianak yang kembali memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Melawi sebagai lokasi pelaksanaan PLP. Kehadiran mahasiswa diharapkan turut memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah, khususnya peningkatan kualitas pendidikan.
Program PLP sendiri merupakan bagian dari upaya Universitas PGRI Pontianak dalam mempersiapkan calon tenaga pendidik. Pada pelaksanaan PLP-2 sebelumnya, universitas juga menekankan pentingnya kompetensi, kreativitas, kedisiplinan, dan keteladanan mahasiswa sebagai calon guru.
Mengakhiri sambutan Bupati, Jaya Sutardi berharap pengalaman selama berada di sekolah dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa ketika memasuki dunia kerja serta membentuk mereka menjadi guru dan tenaga pendidik yang memiliki semangat pengabdian.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Melawi, mahasiswa Universitas PGRI Pontianak yang akan melaksanakan PLP-2 di Kabupaten Melawi secara resmi kami terima,” pungkasnya.

