Situs Resmi Portal Informasi Sekretariat Daerah Humas Kabupaten Melawi. Lihat Berita, Majalah, Foto, Video, Layanan, Agenda dan PPID Humas Kabupaten Melawi

Bupati Melawi Hadiri Festival Rembulan MABT Kabupaten Melawi

Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa menghadiri Festival Rembulan yang diselenggarakan oleh Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kabupaten Melawi, Sabtu malam (11/09/2022) di Gedung MABT Nanga Pinoh. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kapolres Melawi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Melawi, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Anggota DPRD Kabupaten Melawi, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi.

Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa dalam sambutannya menyambut baik dan mengapresiasi perayaan Festival Rembulan yang diselenggarakan oleh MABT Kabupaten Melawi. Menurutnya, perayaan Festival Rembulan ini senantiasa dinantikan oleh masyarakat etnis tionghoa, perayaan yang telah tumbuh, berkembang, dan mengakar menjadi kekayaan budaya lokal.

“Festival Rembulan ini merupakan momentum perayaan hari sukacita keluarga yang dilambangkan dengan kehadiran bulan purnama penuh, dimana kita semua berkumpul dengan penuh suka cita bersama keluarga tercinta”, ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan perayaan Festival Rembulan ini juga sebagai wadah kita semua untuk saling bersilaturahmi, memupuk kebersamaan antara masyarakat etnis tionghoa dan masyarakat etnis lainnya.

“Saya berharap melalui perayaan Festival Rembulan ini semakin memperkuat persatuan, kebersamaan, dan kekeluargaan antara masyarakat Kabupaten Melawi, karena perayaan ini bukan hanya sekedar budaya tionghoa yang dimiliki secara turun temurun, melainkan juga terdapat pesan penting di dalamnya, yaitu kebhinnekaan dan persaudaraan”, harapnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengatakan keberagaman dan kekayaan budaya yang ada di Kabupaten Melawi hendaknya dijadikan modal untuk membangun masyarakat Kabupaten Melaiw yang cinta damai, bertoleransi, serta sikap gotong royong membangun Kabupaten Melawi yang adil, pantas, hebat, yang berlandaskan gotong royong, serta harmonis dalam keberagaman.

Sementara itu, Ketua MABT Kabupaten Melawi, Taufik mengungkapkan Festival Rembulan yang sempat ditiadakan akibat pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir kembali digelar pada tahun 2022 ini.

“Kita tentunya bersyukur dan bahagia, karena bisa merayakan kembali Festival Rembulan yang sempat ditiadakan karena pandemi Covid-19. Dari 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat, hanya Singkawang dan Kabupaten Melawi yang merayakan Festival Rembulan tahun ini”, ungkapnya.

Taufik juga mengatakan gelaran Festival Rembulan ini bertujuan selain bersilaturahmi, memberikan hiburan khususnya kepada masyarakat Tionghoa, juga sebagai sarana pelestarian budaya.

“Semoga dengan adanya Festival Rembulan ini, semakin banyak generasi muda Tionghoa yang mau peduli dan melestarikan budaya, khususnya di Kabupaten Melawi”, ujarnya.

Budaya Festival Rembulan atau Festival Pertengahan Musim Gugur yang juga biasa disebut Festival Kue Bulan ini sendiri merupakan perayaan terbesar kedua bagi masyarakat Tionghoa, setelah tahun baru Imlek. Festival ini jatuh setiap tanggal 15 bulan ke-8 pada kalender tradisional China. (HUMAS/Fariz)

Tinggalkan komentar